Inventory posting bisa diakes melalui 2 cara:

Pertama melalui tombol Posting pada form Item Group,

dan yang kedua adalah dengan mengakses menu Inventory & Warehouse Management > Setup > Posting > Posting.


Jika melalui form Item Group, maka inventory posting yang ditampilkan hanya pengaturan posting untuk item group tertentu saja yang sudah dipilih pada form Item Group.


Pada tabel di bawah akan dijelaskan cara mengatur inventory posting melalui akses menu Inventory & Warehouse Management > Setup > Posting > Posting:


PETUNJUK :


Langkah

Kegiatan

1

Pilih modul Inventory & Warehouse Management.

2

Pada Bagian Setup, klik Posting > Posting Akan muncul form Posting seperti berikut:

Pada Form Posting, terdapat 5 tab yang membagi pengaturan posting sesuai pembagian modul yang sesuai dengan penggunaan transaksi inventory. 5 Tab tersebut adalah:

  • Sales Order berhubungan dengan transaksi sales order s.d AR invoice.
  • Purchase Order berhubungan dengan transaksi purchase order s.d. AP Invoice.
  • Inventory berhubungan dengan transaksi jurnal-jurnal inventory.
  • Production berhubungan dengan transaksi Production Order.
  • Standard Cost Variance berhubungan dengan pengaturan yang diperlukan jika metode costing yang digunakan adalah standard cost.

3

Layar pada form Posting akan terbagi 2, yang kiri merupakan tipe-tipe posting yang akan diatur dan yang sebelah kanan adalah detail pengaturan untuk tiap tipe-tipe posting

Note : Account type yang terdapat pada layar bagian kiri sama seperti yang sudah dijelaskan pada babbab sebelumnya.

4

Pilih Tab modul yang akan diatur (Sales Order, Purchase Order, Inventory, Production, Standard Cost

Variance).

5

Pilih tipe yang akan diatur posting inventory nya. (misal: Sales Order, Packing Slip)

6

Pada layar bagian Kanan, klik tombol Add untuk menambahkan pengaturan posting

7

Akan muncul baris baru yang bisa diatur

Note : Field Account Code, Account Relation, Sales Tax Group hanya terdapat pada tab Sales Order & Purchase Order saja karena posting inventory bisa diatur dengan kombinasi kode customer / vendor, group customer / vendor, dan sales tax group yang digunakan

8

Isi kolom Item Code dengan:

  • All jika posting diatur untuk semua inventory.
  • Group jika posting diatur untuk group inventory tertentu.
  • Table jika posting diatur untuk 1 kode item tertentu.


9

Isi kolom Item Relation dengan:

  • Tidak perlu diisi, jika field Item Code diisi All.  
  • Salah satu group item (misal: FG), jika field Item Code diisi Group.
  • Salah satu kode item (misal: 000001), jika field Item Code diisi Table.

10

Isi kolom Account Code dengan:

  • All jika posting diatur untuk semua customer (Tab Sales Order) / vendor (Tab Purchase Order).
  • Group jika posting diatur untuk group customer (Tab Sales Order) / vendor (Tab Purchase Order) tertentu.
  • Table jika posting diatur untuk 1 kode customer (Tab Sales Order) / vendor (Tab Purchase Order) tertentu.

11

Isi kolom Account Relation dengan:

  • Tidak perlu diisi, jika field Account Code diisi All.  
  • Salah satu group customer (Tab Sales Order) / vendor (Tab Purchase Order), jika field AccountCode diisi Group.
  • Salah satu kode customer (Tab Sales Order) / vendor (Tab Purchase Order), jika field Account Code diisi Table.

12

Isi kolom Main Account dengan akun yang sesuai untuk tipe posting yang dipilih.

Tampilan Pengaturan pada Tab Purchase Order


Tampilan Detail Pengaturan pada Tab Inventory


Tampilan Detail Pengaturan pada Tab Production Order


Tampilan Detail Pengaturan pada Tab Standard Cost Variance

Created with the Personal Edition of HelpNDoc: Easy CHM and documentation editor